Ok, cerita ini lanjutan dari cerita sebelumnya FF "Love For You (part1)" cek it dot ;)
Author: fitroh a.k.a Sung Ji Ra
Cast: fitroh a.k.a Sung Ji Ra
Cho kyuhyun a.k.a Chi kyuhyun
Lee sungmin a.k.a lee sungmin
Kim jong woon a.k.a yesung
Kim ryeowook a.k.a wookie
Genre: romance, sad, humor
saranghaeyo: aku cinta kamu
oppa: kakak (lk)
annyong haseyo: hay/ apa kabar?
nado: juga
mwo: apa (kalo ga salah)
mianhae: maaf (non formal)
aigo: apa (mungkin)
chagiya: panggilan sayang untuk cowok ke cewek nya/ sayang
keurae: baiklah
ne: ya aniyo: tidak
arraeso: mengerti
jinjja: benarkah?
yaksok: janji
yoboseyo: hallo
dongsaeng: adik
gomawo: trima kasih (non formal)
waeyo: kenapa/ mengapa
“FF Love For You (part 2- end )”
*Kyu POV*
#taman#
Hari
ini adalah hari yg sangat bersejarah untuk ku & mungkin untuk Jira
juga, aku benar-benar sangat gugup. Hari ini, aku menghiasi taman dengan
seindah mungkin agar telihat romantis. Aku membawakan seikat bunga dan
tanda hati apakah dia mau menjadi yeoja chingu ku atau tidak.
“annyong haseyo oppa” Jira melambai dari kejauhan
“nado Jira” balasku sambil gugup dan membawa senyum pada nya
“memang ada apa oppa membawa ku kemari & kenapa ada banyak bunga2 dsini?” tanya Jira yg mulai terlihat heran
“emm...
anu, apa itu.. sebenarnya oppa... ahh, SARANGHEYO... jira, maukah kau
menjadi pacarku??” langsung ku berikan tanda hati itu kepada Jira
“mwo~ oppa ini terlalu mendadak... apa oppa tidak memberi ku waktu untuk berfikir?” Jira terlihat shock
“mianhae,
tidak bisa Jira, aku tidak bisa menunggu.. bila kau tidak mau patahkan
saja hati itu, tapi kalau kau mau ambil bunga yg ku pegang ini,
jebal......”
balas ku penuh harapan tuk di terima Jira
“baiklah.... *setelah 1 menit* aku memilih... ambil bunga oppa...” jira
tersenyum lebar
“Jira... jadi kau mau? iya benar kau mau?” *nahan senang*
“ne........
aku mau oppa^^” akhirnya.. mulai sekarang aku & Jira
jadian^^*senang nya* tapi kabar ini belum kami sampaikan ke sungmin.
Kata Jira dia belum siap untuk oppa.nya mengetahui bahwa dongsaeng
kesayangan nya itu pacaran.
*Kyu POV end*
*author POV*
Aigoo~
ini terlau mendadak, kenapa kyu oppa tiba2 bilang ini padaku.. tapi,
aneh nya mengapa tadi aku bilang iya?? Padahal yesung dulu ku tolak,
tapi tadi mengapa tiba2 aku bilang ya untuk kyu oppa. #molla# tidak
apalah mungkin ini sudah terjadi, mau tidak mau aku harus menjalani nya
berbagi suka maupun duka, menjadi sepasang kekasih & sahabat baik.
“Jira, bolehkah aku memanggil mu Chagiya?” dengan sedikit malu kyu oppa berbisik padaku
“ohh... hemm.. ne, oppa . gwaenchana, kita kan sudah.....” sedikit malu2 pada kyu oppa
“ne, chagiya ^^ kita sudah pacaran. *kiss* kyuhyun mencium pipi Jira. kajja aku ajak kau makan siang” #pura2 ga tau#
“oppa........” teriak jira segera lari mengejar kyu yg sudah lari duluan
#resto makanan korea~
“chagiya kau mau makan apa?” tanya kyu sambil membuka daftar makanan
“emm.... aku mau kimchi aja oppa, kalau oppa mau apa?” tanya ku sambil menyodorkan daftar minuman pada kyu oppa
“aku sama dengan mu saja chagiya, minumnya kita sama ya?” tanya kyu oppa sambil tersenyum padaku
“ne”
*****
“setelah makan kita mau kemana chagiya” tanya kyu oppa yg tengah makan dg lahap
“emm.... kita ke pantai oppa, bukankah seru. Kita bermain pasir, dan menikmati pemandangan disana” jawabku seraya meminum soda
“keurae” kyu oppa segera menghabiskan makanan nya
#pantai
“bukankah indah sekali pemandangan nya oppa” aku bertanya pada oppa sambil tersenyum
“ne, bagus sekali” kyu oppa membalas senyum ku & memegang tangan ku erat2.
“chagiya,
ayo kita foto? Bukankah sangat bagus untuk kali pertama kita jadian”
pinta oppa sambil mengeluarkan handphone dari dalam celana nya
“ohh, ne oppa. ide bagus, hehe” balas ku
Segera
aku di ajak berpose dengan oppa. lucu sekali pose oppa, aku sampai tak
bisa menahan tawa. & kami menghabiskan waktu sore untuk bermain-main
di pantai.
“besok kita piknik. Gimana?” tanya kyu oppa memandangiku serius, berharap aku akan memenuhinya
“tidak
bisa oppa, aku full day di sekolah. Bagaimana kalau hari minggu saja,
gak lama kan tinggal beberapa hari lagi?” jawabku yg sedikit
mengecewakan kyu oppa
“emm, ya sudah lah mari ku antar kau pulang chagiya” balas oppa
#rumah Jira#
“Chagiya,
jaga dirimu baik2. jangan sampai sakit, banyak pikiran. Kita bertemu 1
minggu lagi, & jangan sampai aku mendengar berita kalau kau sakit.
Arraseo?” *cium kening Jira
“ne, arraseo oppa” balasku
Aku segera masuk ke rumah & beristirahat untuk ke sekolah besok.
*****
Backsound: Super Junior -
Keesokan di sekolah~
Hari
tiba2 sudah petang ini adalah waktu dimana aku pulang &
mengistirahat kan badan sejenak sebelum aku melanjutkan untuk belajar.
Tiba-tiba dalam perjalan pulang..........
“hey pendek” teriak seseorang dari belakang menghentikan langkah ku yg berjalan dari luar kelas
“kau... hey, kau! Mau apa kau disini?” aku langsung menghampiri nya dengan ekpresi marah
“aku?? Aku hanya ingin menggangumu, haha. Sungguh menyenangkan sekali menggangumu” tawa yesung
“sudahlah,
pergi saja kau yesung. Awas kau mengikuti ku” gerutu ku sambil berjalan
dengan cepat meninggalkan yesung yg dari tadi tertawa
“hey, tunggu aku pendek...” teriak yesung mengejarku
*aku segara membalikkan badan & membalas ejekan nya “apa? Pendek? Dari pada kau punya jari2 kecil *weeek”
“aku tidak merasa, dari pada kau pendek tidak bisa menjakau ku, hahaha” balas yesung yg makin membuat ku kesal
“apa kau tak lelah? Sudah ku tolak tapi kau masih mengejar2 ku? Heh?” alasan ku agar dia pergi meninggal kan ku
“aniyoo...
aku tak akan lelah. Selama aku masih bisa menyukaimu & kau mau
menerima cinta ku ” jawabnya & memberi ku gaya sok keren nya
“tapi, kalau aku sudah mempunyai kekasih! Apa yg akan kau lakukan? Heh?” jawabku membentak
“mwo? Yeoja sepertimu mempunyai kekasih? Ga percaya gua? Haha” yesung terus mengikutiku dari belakang
Dalam perjalanan pulang kami terus adu mulut. Sampai pada akhirnya, aku memutuskan untuk mengalah & meninggal kan yesung.
*****
Backsound: super junior - all my heart
1 minggu kemudian...
Aku
benar2 sudah melupakan yesung yg sering sekali mengganggu ku. Hari ini
aku & kyu oppa akan piknik di taman. Pagi itu, aku di jemput kyu
oppa yg stylis dengan memakai baju wana biru bertuliskan nama kami yg
sengaja kembaran memakai nya.
#taman#
“chagiya, kau tampak sedang tidak baik” tanya kyu oppa padaku dengan mengrutkan muka evil nya itu
“aniyo oppa aku sangat baik, bahkan mungkin lebih baik dari oppa” jawab ku dengan senyuman
“jinjja?” *mendekat* #kiss, kyuppa berhasil mencium pipi kanan ku
“dasar oppa, awas kau ya...” teriak ku sambil mengejar2 oppa yg selalu mencari kesempatan di dalam kesempitan *haha
Kami
bermain di taman dengan senang hati tanpa menghiaraukan keramian taman.
Mungkin kami juga akan menghabiskan waktu liburan kami disini sebelum
kami sama2 sibuk di sekolah kami.
“oppa, kau mau salad?” tanyaku sambil menyodorkan salad buatan ku
“apa enak? Aku tidak pernah mencoba nya.” Jawab kyu oppa terheran
“tentu
enak lah, aku sendiri yg membuat nya oppa. cobalah, ini buah2an yg
sehat oppa.” jawabku sambil menyuapkan salad pada kyuppa
“woah~ tidak enak sekali”
“benarkah oppa?” jawabku sedikit bingung
“haha, aniyo.. ini lezat sekali, apalagi kau yg membuat chagiya” jawab kyu oppa yg menggoda ku
“untunglah.. dasar kau ini oppa” jawab ku lega
Disaat kami sedang makan salad & beristirahat. Tiba2.....
“Jira, sedang apa kau disini & siapa dia?” tiba2 yesung dtang & membuat ku kaget
“emm... dia anu itu dia” aku mulai kehabisan kata2 untuk mencari alasan
“aku KyuHyun. Pacar Jira, & kau ini siapa?” sahut kyuppa
“mwo~ pacar tapi kan...” tambah yesung
“ne, dia pacar ku. Aku kan sudah bilang padamu beribu-ribu kali. Tapi kau tak peduli yesung” jawabku merunduk
Yesung pergi meninggal kan kami berdua dengan perasaan kecewa & kyu
oppa segera menenangkan ku yg sempat bersalah pada yesung.
“gwaenchana
chagiya, dia pasti mau menerima nya. Kau jangan sedih lagi, aku tidak
mau melihat mu sedih.” Kyu oppa mencoba menenangkan ku.
“tapi,
oppa, dia sudah sperti shabat ku. Walaupun aku sering marah dengan nya.
Aku tidak ingin dia kecewa karna sudah sering sekali aku mengecewakan
nya”
“sudah, tersenyum lah chagiya. Kau terlalu sering menganggap
dirimu berslah padahal kenyataan nya itu benar” kyu oppa menghapus air
mata ku
“terima kasih oppa, kau sudah mengerti keadaan ku sekarang”
“ne chagiya, aku akan selalu meyemangatimu.” Jawab kyu oppa
Tak
lama kemudian aku sudah tidak begitu mengigat kejadian tadi, aku tidak
ingin kyu oppa ikut sedih karena ku. Jadi aku akan mencoba tersenyum
untuk nya.
“chagiya, aku punya ini untuk mu” kyu oppa menyerahkan sepasang kalung
“ini untuk mu & ini untuk ku...” kyu oppa memasangkan kalung setengah hati untuk ku & stengah hati untuk nya
“woah~ gomawo oppa, ini bagus sekali” balasku dengan senang
“emm, mianhae oppa. aku tidak bisa memberimu apa2”
“gwaenchana,
aku senang bila kau senang, tapi jika kau sedih aku akan sedih. Jadi
mulai sekarang jangan sedih lagi ya?” kyu oppa tersenyum padaku
“ne, oppa yaksok?”
Hari mulai sore, aku dan kyu oppa pulang. Tapi kami memutuskan untuk
berjalan sembari melihat kota Seoul di sore hari.
*****
Tidak
terasa, kami menjalani hari sebagai kekasih sudah cukup lama. Kami
saling mencintai, berbagi kesedihan & berbagi rasa senang. Aku
sangat mencintai nya, benar2 mencintai nya.
#sekolah~
Hari
ini, aku menjalani kegiatan di sekolah seperti biasanya. Hmm, tumben
yesung tidak menggangguku biasa nya dia sudah nongol duluan. Sudah lama
sekali aku tidak bertemu dengan nya
Drrt.. drrt.. drrt.. ponsel ku
bergetar tanda ada panggilan masuk, aku tidak tahu kenapa ada orang yg
menelfonku d saat aku sekolah.
“yoboseyo” tanyaku
“yoboseyo, apa ini Jira?” dengan cepat orang yg menelfonku menjawab
“ne, Jira imnida. Waeyo?” lukas ku
“Jira, ini aku ryeowook. Yesung mencarimu?”
“kenapa dia mencariku? Setiap hari dia juga mencariku, haha.” tanyaku sambil sedikit bercanda
“aniyo...
dia benar2 mencarimu Jira sekarang dia koma di rumah sakit. Dia sakit,
dia sakit Jira” rintih ryeowook teman dekat yesung
“mwo~ kau tidak bercanda kan? Aku tidak mau kau main2 wookie” aku sangat terkejut
“aku
sudah bilang Jira, mana mungkin aku bohong. Tolonglah dia Jira, dia
sekarat & membutuhkan mu di samping nya” wookie semakin merintih
“baiklah, aku akan segera ke rumah sakit” telfon langsung mati & aku segera ke rumah sakit.
*****
#rumah sakit~
“wookie, dmana yesung” tanyaku sedikit nyesek
“itu dia d dalam..” wookie menunjukkan kamar yesung
*ceklek aku membuka ruangan yesung dengan pelan.
“yesung...” tanyaku dengan meneteskan air mata
“Jira,
kau datang. Kenapa kau menangis? Sudah lah, aku tidak apa2” jawab
yesung dengan memberikan ku senyuman di atas tempat tidur nya
“kenapa.. kenapa kau tidak mengatakan nya padaku?” tanyaku
“mengatakan
apa? Aku tidak sakit Jira. Aku hanya terlalu capek. Mungkin aku hanya
menginap 1 hari di rumah sakit. Sudah jangan sedih lagi?”
“yesung...” tanyaku yg makin sedih
“Jira, katakan? katakan kalau kau mencintai ku, ya kan Jira? Kau pasti mencintaku” tanya yesung yg sudah sedikit tidak sadar
“ee,...” aku pergi meninggalkan yesung
*****
Backsound: super junior – she’s gone
#taman~
“Chagiya, ada apa hingga kau ingin bertemu dengan ku?” tanya Kyu oppa yg datang juga ke taman
“oppa...” aku menangis di pelukan kyu oppa
“ada apa dengan mu? Jangan menangis chagiya” oppa terlarut dalam kesedihan ku juga
Aku menceritakan apa yg terjadi pada yesung & apa yg dia katakan ,
kyu oppa hanya bisa menenangkan ku & memberi semangat agar ku bisa
tersenyum lagi.
“aku bingung oppa, apa yg harus kulaku..” *kiss, kyu oppa mencium ku. Aku hanya terdiam membisu
“chagiya, kau pasti bisa, percayalah padaku. Masih ada aku disini, aku akan slalu menemani mu”
“gomawo oppa” aku tersenyum pada kyu oppa
“nah, gitu dong.” Kyu oppa memelukku lagi
“sekarang lebih baik kau jenguk dia, temani dia sampai sembuh, aku yakin pasti dia mengerti chagiya”
“benarkah oppa?” tanyaku pada kyu oppa
“iya, semua akan lebih baik” jawab oppa
“baiklah, aku pergi dulu oppa” balasku
“Jira.. Sarangheyo...” kata oppa
“..nado sarangheyo oppa” aku meninggalkan oppa sendirian
*****
Keesokan di rumah sakit
“hay wookie, apa yesung baik” tanyaku pada wookie yg wajah nya memucat
“Jira, kau tahu, sekarang yesung tengah melawan maut.”
“mwo~ apa maksud mu?” tanyaku kembali pada wookie
“dia koma, kemarin malam dia koma..” jawab wookie dengan lantang & semakin menunjukkan kesidihan nya
“baiklah, aku akn melihat keaadan nya”
“jangan Jira *cegah wookie* dokter bilang biarkan dia istirahat sampai ia siuman”
“baiklah” aku duduk di dekat wookie & menenangkan diri sejenak
“wookie, sebenar nya yesung sakit apa?” tanyaku dengan halus
“mwo~ jadi selama ini kau tidak tahu yesung sakit apa? Dia tidak pernah cerita padamu?”
“aniy, dia hanya mengganggu ku atau mungkin hanya sekedar bertemu saja” jawab ku lantang
“hmm...
*wookie menghela nafas* sebenarnya dia sakit leukimia & ini sudah
lama sekali. Dia sudah mencoba terapi kemana2 tapi hasil nya penyakit
nya malah semakin parah. Mungkin dia tidak pernah cerita padamu karna
kau adalah orang yg special di hati nya, kata dokter kemungkinan sembuh
30-80% saja.”
“aku sama sekali tidak tahu wookie, aku kira dia
baik2 saja. Kalau begini jadi nya, aku menyesal marah pada nya, aku
menyesal cuek pada nya, aku menyesal mengecewakan nya” air mata mulai
menetes
“sudahla jira, jangan kau katakan ini padaku, katakan semua nya pada yesung aku yakin dia pasti senang .”
“benarkah?” tanyaku yg masih terlarut dalam penyesalan
“aku yakin pasti, sekarang kita tunggu kapan kita boleh masuk ruangan nya”
*****
Backsound: Yesung – Love Really Hurts
Dua
hari sudah yesung tidak sadarkan diri di rumah sakit, aku & wookie
hanya bisa menunggu & menunggu kapan kami boleh menjenguk nya.
Drrt.. ddrt.. drrt ponselku berbunyi di rumah sakit. Aku segera meninggalkan wookie sendiri & pergi keluar rumah sakit
“yoboseyo.. chagiy, hari ini aku ingin menjenguk yesung di rumah sakit. Bolehkah?” telfon kyu oppa yg mengagetkan ku
“ohh, ne oppa. gwaenchana, datang saja aku akan menunggu mu di depan rumah sakit, nanti kita sama2 masuk”
“baiklah” jawab kyu oppa
#latar rumah sakit~
“hay chagiya?” sapa kyu oppa yg datang dengan membawa buah2an
“hay oppa...” sapa ku dengan senang
“kajja, kita masuk” ajak kyu oppa
#lift~
“chagiya, apa sudah kau fikirkan?” tanya kyu oppa
“tentang apa?” tanyaku kembali
“apa aku yg harus mengatakan nya dulu”
“aniy, tapi benar benar aku..... emm, aku ingat! tentang yesung?”
“ne, apa kau sudah mempertimbangkan nya?”
“tapi oppa, aku sudah terlanjur suka padamu, aku tidak bisa membohongi diri sendiri & orang lain”
“baiklah, kalau begitu.. aku mengerti” kyuppa memberi ku senyuman
#yesung’s room~
“Jira, kita boleh masuk? Dokter bilang yesung sudah mulai membaik” kata wookie yg tiba2 mengahampiriku
“jinjja?” sahut ku dengan senang
“ne, dari tadi kau kemana saja aku mencarimu. & ini siapa Jira?” tanya wookie melihat kyu oppa berdiri di samping ku
“aku tadi keluar sebentar, ne, dia kyuHyun oppa” jawab ku
“emm, kajja kita masuk?” seret wookie. Aku & kyu oppa segera masuk ruangan yesung
Aku
kembali meneteskan air mata “yesungie, kenapa kau tidak mengatakan ini
padaku? Aku marah padamu. Kau jahat? Tapi, kau adalah teman baikku.
Yesung? Bangunlah, aku janji aku tidak akan memarahimu, menjauh darimu,
mengecewakan mu lagi. Yesungie.. bangun.....”
Aku menangis & memegang erat tangan yesung, wookie pun ikut terhanyut dalam kesediahan begitupun kyu oppa. tiba2.....
“Jira...” yesung memanggilku dengan sedikit sadar
“yesung, yesung kau sadar” jawab ku dengan rasa senang bercampur sedih
“Jira, maafkan aku sudah membuat mu kecewa, karna slama ini aku menyembunyikan ini semua dari mu” kata yesung
“aniyo..
aniyo yesung ini semua salah ku. Aku lebih sangat mengecewakan mu, aku
selalu cuek, marah2 padamu. Aku yg sepantas nya minta maaf padamu”
“dasar kau Jira, slalu saja kau yg salah. Berilah aku kesempatan untuk bersalah” kata yesung lembut
“aaissh, jangan bercanda” balasku
“Jira...” panggil yesung sekali lagi
“ne”
“umurku
tidak lagi panjang. Tapi, aku sangat mencintai mu. Jadi, biarkan aku
berada di dalam hatimu, menjaga mu & melindungimu sekalipun aku
sudah pergi untuk selamanya.”
“aniyo yesung.. kau pasti sembuh, aku yakin pasti kau sembuh” air mataku tidak bisa berhenti menetes
“Hyung,
tolong jaga bidadari ku ini. Jadilah orang yg di cintai Jira, jangan
sakiti dia, lindungi dia. Dengan begitu, aku pasti akan bahagia hidup di
surga nanti” yesung memberi pesan pada KyuHyun oppa
“ne, tentu saja. Aku pasti tidaka akan melukai nya sedikit pun. Aku janji!!!” jawab kyu oppa
“hmm, trima kasih hyung. Wookie jaga dirimu baik2, aku menyayangimu.” Pesan yesung untuk wookie
“pasti. Pasti aku akan menjaga diri. Tapi, kau jangan pergi yesung” wookie membalas pesan yesung dengan penug tangisan
“aku tidak pergi, aku pasti selau dengan mu wookie.” Jawab yesung
“Jira, SARANGHEYO” yesung memberi pesan terakhir pada ku & mengehembuskan nafas terakhir nya
“Yesung..........” aku berteriak & kami semua larut dalam tangis & haru.
*****
Backsound: Super junior KRYS – What If
month’s later
#taman~
“sudah
terlalu banyak kenangan ku dengan yesung. Tapi kini, hanya menjadi
sebuah cerita saja.” Aku berbincang2 dengan kyu oppa di taman
“sudahlah, jangan sedih. Yesung pasti juga sedih disana bila kau menangis.” Kyu oppa merangkul ku
“tapi dari semua nya aku mendapat pengalaman berharga oppa. aku punya sahabat & punya oppa yg menyayangiku”
“ne, chagiya. Aku akan selalu menyayangimu”
“mwo~ chagiya? jadi, selama ini kalian pacaran tapi tidak bilang padaku?” tiba2 sungmin oppa datang
“woah~
*aku & kyu oppa kaget & membalikkan badan* aissh, kau nih
sungmin, kenapa tidak slah kan aku bersama dongsaeng mu?” tanya kyu oppa
“tapi.. jadi selama aku sibuk di tempat kuliah kalian.... aigo~ & kau Jira...” sungmin oppa lari mengejarku
Aku & sungmin oppa kejar2an di taman, sedangkan kyu oppa tertawa lepas & berusaha mengejar ku juga.
~END~
No comments:
Post a Comment